Jadi Unggulan Peraih Ballon D’Or Setelah Tampil Gemilang Di Chelsea, N’Golo Kante Merendah
Bintang Chelsea asal Prancis N’Golo Kante tidak terburu-buru membahas pencalonannya sebagai peraih Ballon d’Or.
Kante menjelma menjadi salah satu kandidat terbaik untuk meraih penghargaan individual tersebut setelah membantu pasukan Thomas Tuchel menjuarai Liga Champions.
Pemain dengan tugas bertahan jarang mendapat penghargaan bergengsi, namun Kante menjadi salah satu yang dianggap pantas mendapatkannya setelah tampil sebagai man of the match di kedua leg semi-final kontra Real Madrid dan juga di final melawan Manchester City di mana Chelsea menang 1-0.
“Masih terlalu dini untuk membahasnya. Kita masih berada di pertengahan tahun, masih ada enam bulan lagi, dan masih banyak laga dan kompetisi untuk dimainkan. Tidak perlu mengatakan saya pantas mendapatkannya sekarang,” ujar Kante dalam sebuah konferensi pers.
“Beberapa tahun lalu saya masuk 10 besar. Itu pertama kalinya dan rasanya menyenangkan. Namun menjadi pemenang rasanya lain lagi.”
“Itu merupakan penghargaan individual yang hebat. Saya menganggapnya sebagai hasil dari musim yang bagus bagi para pemain. Saya tidak menjadikannya tujuan yang ingin saya capai. Mereka yang berhasil memenangkannya adalah pemain yang telah meraih hal-hal besar dalam kariernya.”
Sementara itu, Kante finis di atas Kylian Mbappe dalam sebuah pemungutan suara oleh Odaxa tentang pemain Prancis paling populer, hasilnya dirilis kemarin Sabtu waktu setempat.
Mbappe memang lebih tersohor di mata penonton awam, namun Kante menyalipnya jika suara yang dihitung hanya dari penggemar sepakbola.
“Saya tidak terlalu memperhatikan dan saya fokus terhadap tujuan tim. Memang bisa sedikit menyentuh saya, namun kami berusaha untuk melakukan apa yang selalu kami lakukan. Bersikap alami, berikan yang terbaik di lapangan. Soal pujian [yang saya terima], berlebihan dan tidak perlu,” ujar Kante.
Ia mengaku tidak terlalu memikirkan masa depannya.
“Saya sudah di Chelsea selama lima tahun,” katanya. “Saya melewati banyak tahun-tahun berprestasi di sana dan berharap bisa meraih lebih banyak lagi. Liga Champions adalah klimaks dari lima tahun yang saya habiskan di klub. Masa depan saya bukan sesuatu yang saya pusingkan. Saya masih punya kontrak dua tahun dan senang di sana.”